• Pembelajaran Atletik Melalui Aktivitas Lari Jarak Pendek, Kelas VIII

     Pembelajaran Atletik Melalui Aktivitas Lari Jarak Pendek

    Lariki

    Rustan Haleking

    A. Prinsip Dasar Lari Jarak Pendek

    1. Prinsip dasar gerakan kaki (lihat Gambar 3.11): kaki melangkah selebar dan secepat

    mungkin, kaki belakang saat menolak dari tanah harus tertendang lurus, dengan

    cepat lutut ditekuk secara wajar agar paha mudah terayun ke depan. Pendaratan

    kaki pada tanah menggunakan ujung telapak kaki dengan lutut agak menekuk.

    2. Prinsip dasar gerakan ayunan lengan : lengan diayun ke depan atas sebatas hidung,

    sikut ditekuk kurang lebih membentuk sudut 90°.

    3. Prinsip dasar badan : saat lari rileks dengan kepala segaris punggung, pandangan

    ke depan, badan condong ke depan.

    elokki lari

    B. Prinsip Dasar Start Jongkok

    1. Aba-aba Bersedia (on your marks) (lihat Gambar 3.12): posisi jongkok dengan

    lutut kaki belakang menempel pada tanah/ lintasan (track), kedua lengan dengan

    telunjuk dan ibu jari siap menyangga berat badan dengan posisi kedua lengan

    selebar bahu.

    2. Aba-aba Siap (Set) : lutut yang menempel pada

    tanah/lintasan (Track) diangkat bersamaan lutut

    kaki depan, posisi pinggul leblh tinggi dari bahu

    dan kepala agak menunduk rileks.

    3. Aba-aba “Ya” (Go/bunyi tembakan pistol) :

    dorongkan kaki depan pada start block, kaki

    belakang digerakan ke depan dalam keadaan

    lutut tertekuk (lutut diangkat ke depan atas).

    C. Prinsip Dasar Finish Lari Jarak Pendek

    1. Terus berlari secepatnya melalui garis finish

    tanpa mengubah sikap lari (lihat Gambar 3.13)

    2. Membusungkan dada ke depan, kedua lengan

    ditarik ke belakang

    3. Menjatuhkan salah satu bahu ke depan.

    D. Variasi dan Kombinasi Prinsip

    larini

    Dasar Lari Jarak Pendek

    Akhir dari pembelajaran variasi dan kombinasi prinsip dasar ini adalah untuk

    meningkatkan pengetahuan, keterampilan, penanaman nilai disiplin, menghargai

    perbedaan, tanggung jawab, dan kerja sama.

    Selama kegiatan pembelajaran peserta didik diberikan kesempatan mengemukakan

    kesulitan atau menanyakan pada guru atau teman dan jawaban yang diberikan guru

    atau teman sendiri dijadikan untuk memperbaiki dan mengatasi kesulitan yang

    dialaminya. 







  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terima kasih atas tanggapannya